Bandung Lautan Api: Momen Bersejarah di Kota Kembang

posted in: Bandung | 0

Advertisement

Bandung Lautan Api KunoPeristiwa bandung lautan api akan selalu diingat dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya rakyat di kota Bandung dan sekitarnya. Peristiwa tersebut menjadi momen penting dan krusial bagi langkah perjungan antara rakyat sipil dan militer melawan Belanda dan Sekutu. Kisah bersejarah ini terjadi pada tanggal 23 Maret 1946, saat Republik Indonesia belum genap setahun memproklamasikan kemerdekaannya. Peristiwa penting ini juga selalu dicantumkan dalam pelajaran sejarah di sekolah-sekolah dan diabadikan dalam salah satu lagu perjuangan berjudul Halo-halo Bandung.

Penyebab Peristiwa Bandung Lautan Api

Peristiwa bandung lautan api merupakan puncak bersejarah sebagai akibat dari rangkaian peristiwa setelah Bung Karno dan Bung Hatta menyatakan kemerdekaan Indonesia. Meskipun berita kemerdekaan sudah disebarkan baik melalui selebaran dan radio, pihak Belanda masih tak rela dengan kenyataan tersebut. Saat tentara Sekutu (Inggris) melucuti pihak militer Jepang, para tentara Belanda yang tergabung dalam NICA turut mendompleng demi menguasai Indonesia kembali. Sementara itu, kabar kemerdekaan Indonesia disambut meriah di Bandung dan salinan teks proklamasi pun mulai disebarluaskan. Kegembiraan bercampur kemarahan terhadap tentara Belanda yang kembali berdatangan pun meletup sepanjang waktu.

Bandung Lautan Api SejarahSalah satu momen penting sebelum peristiwa bandung lautan api berkobar ialah perobekan bendera Belanda di Jalan Braga. Tepatnya di Gedung DENIS yang saat ini telah menjadi Gedung Bank Jabar. Bendera Belanda yang terdiri dari warna Merah, Putih dan Biru dan berkibar di gedung tersebut dirobek hingga menyisakan warna Merah Putih. Tentu saja aksi itu memicu eskalasi konflik yang menghebat antara tentara Belanda dan warga sekitar. Bulan-bulan berikutnya, rakyat Bandung dan sekitarnya semakin mengalami tekanan hebat akibat gempuran dari Sekutu dan Belanda.

Di pekan kedua bulan Oktober tahun 1945, tentara Inggris di bawah komando Brigade MacDonald menyerukan kepada rakyat setempat supaya menyerahkan setiap senjata api yang dimiliki. Selain itu, para tentara Belanda yang sebelumya ditawan pasukan Jepang akhirnya bebas dan membuat onar. Konflik-konflik bersenjata mulai meletup antara tentara rakyat dan tentara Belanda. Hingga akhirnya MacDonald mengancam warga Bandung Utara untuk segera mengosongkan wilayah. Keadaan serba terjepit itulah yang kelak mendorong peristiwa bandung lautan api yang sebenarnya merupakan taktik bumi hangus oleh tentara rakyat Indonesia.

Padahal pada tangal 25 November 1945, rakyat Bandung saat itu mengalami musibah akibat luapan banjir Sungai Cikapundung. Banyak korban berjatuhan akibat terseret arus dan terpaksa kehilangan pemukiman. Sementara itu, serangan demi serangan terus dilancarkan baik lewat darat maupun udara selama bulan Desember 1945. Dan pada pekan terakhir bulan Maret 1946, terjadilah peristiwa bandung lautan api. Dua pemuda Indonesia menjadi martir dengan meledakkan gedung mesiu Sekutu. Mereka adalah Muhammad Toha dan Ramdan yang berhasil membumihanguskan gedung dengan granat tangan. Selepas tengah malam, kota pun terbakar api dan menyisakan puing-puing bagi tentara Sekutu dan Belanda.

Advertisement

Leave a Reply