Gunung Tangkuban Perahu Yang Tak Pernah Sepi Dari Pengunjung

posted in: Bandung, Budaya, Jawa Barat | 1

Advertisement

Bandung adalah salah satu kota yang banyak dituju oleh para wisatawan untuk mencari gunung yang melegenda Gunung Tangkuban Perahu. Selain Gunung Tangkuban Perahu memang masih ada banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Tetapi siapa yang tidak ingin melihat penampakan langsung bentuk Gunung Tangkuban Perahu dari dekat untuk membuktikan legenda Sangkuriang?

Tempat wisata yang memiliki beberapa pemandangan khas ini terletak di utara kota Bandung atau Bandung Utara tepatnya kota Lembang. Untuk menuju kesana, kita dapat mengaksesnya dengan berbagai macam angkutan yang tidak sulit dicari. Bahkan menggunakan kendaraan pribadi pun juga tidak sulit untuk menemukan lokasinya.

Jika ada yang masih penasaran apa yang menarik dari Gunung Tangkuban Perahu ini, kami akan mengisahkan kembali bagaimana asal usul munculnya Gunung Tangkuban Perahu yang dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Sangkuriang Dan Dayang Sumbi

Gunung Tangkuban Perahu Dayang SumbiPada awal kisahnya, hiduplah seorang wanita bernama Dayang Sumbi yang berbahagia dengan suaminya. Tetapi entah melakukan suatu kesalahan apa, suami Dayang Sumbi ini harus mendapat kutukan menjadi seekor anjing. Bersama suaminya, Dayang Sumbi dikaruniai seorang anak laki-laki yang tampan bernama Sangkuriang. Ketika dewasa, terjadi suatu konflik yang membuat anjing yang tak lain adalah ayah kandung Sangkuriang mati terbunuh oleh panah Sangkuriang.

Melihat hal itu, marahlah Dayang Sumbi dan mengusir Sangkuriang dari kehidupannya. Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang yang telah tumbuh dewasa pergi berburu ke hutan dan jatuh cinta dengan Dayang Sumbi tanpa dia tahu bahwa wanita yang dia cintai adalah ibunya. Melihat cinta yang tidak mungkin boleh bersatu tersebut, Dayang Sumbi meminta syarat jika dia bersedia menikah dengan Sangkuriang asal dibuatkan danau dalam semalam.

Sangkuriang yang memiliki kekuatan ghaib menyanggupi syarat tersebut dan berusaha sekeras mungkin. Melihat Sangkuriang hampir berhasil, Dayang Sumbi mencari cara untuk menggagalkannya. Akhirnya Dayang Sumbi menumbuk padi agar ayam berkokok dan seakan-akan telah datang pagi. Mengetahui pagi telah datang, marahlah Sangkuriang padahal pekerjaannya telah selesai hanya tinggal menyempurnakan perahu untuk mereka berdua. Dengan segala kemarahannya, ditendangnya perahu tersebut hingga terbalik dan dikenalah tempat itu dengan nama Gunung Tangkuban Perahu.

Pemandangan Indah Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu PemandanganDi Gunung Tangkuban Perahu terdapat pemandangan cantik layaknya lukisan pemandangan yang indah. Dari puncaknya kita akan menemukan pemandian air panas yang dapat kita nikmati. Tetapi perhatikanlah waktu jika Anda ingin menikmati air panas di tempat yang dingin itu. Jika Anda terlalu sore, lokasi pemandian air panas itu sudah ditutup demi keamanan wisatawan. Selain pemandian air panas, ada sebuah kawah putih yang pemandangannya sangat menakjubkan. Kawah ini terbentuk dari letusan Gunung Tangkuban Perahu itu sendiri. Jangan lupa menggunakan jaket tebal dan masker untuk melindungi tubuh Anda dari rasa dingin yang menusuk dan aroma tajam belerang dari kawah Gunung Tangkuban Perahu.

Advertisement

One Response

Leave a Reply